More

    5 TANTANGAN BLOCKCHAIN YANG DIHAPI PEMBISINIS




    5 Tantangan Blockchain yang dihadapi pembisnis

    Teknologi Blockchain memiliki potensi untuk meningkatkan model operasi organisasi dan keamanan untuk perusahaan. Namun, banyak juaga eksekutif yang masih berjuang untuk mencari tahun bagaimana cara sukses menggunakan dan menemukan nilai dalam teknologi buku besar yang didistribusikan, menurut Building Value tentang Blockchain teknologi: ini merupakan bagaimana cara mengevakuasi manfaat laporan blockchain dari World Economic Forum and Accenture.
    5 TANTANGAN BLOCKCHAIN YANG DIHAPI PEMBISINIS
    Berdasarkan survei terhadap 550 orang yang berada di 13 industri, Wawancara CEO dan analisis 79 proyek blockchain, laporan ini mengidentifikasi lima kendala dan tantangan utama untuk mengadopsi Blockchain:

    5 kendala dan tantangan utama pada Blockchain :

    1. Stakeholder buy-in

    Bukti sebuah konsep proyek Blockchain biasanya dipimpin oleh pendukung terbesarnya, kemudian dikembangkan dalam R&D, selalu beroprasi di lingkungan yang terkendali. Pindah ke produksi membutuhkan keterlibatan pemangku kepentingan, yang dapat menjadi tantangan.

    Laporan mencatat: “Membantu para pemangku kepentingan untuk memahasi teknologj dan manfaatnya adalah proses yang berkelanjutan dan terbukti sangat berharga,” Kata¬† Peter Hiom, wakil kepala eksekutif Australian Securities Exchange yang dikatakan didalam laporan itu. “Hal ini memungkinkan kami untuk lebih memahami kebutuhan pelanggan dan memastikan kami untuk bsia mengembangkan fungsionalitas yang akan membuat hidup mereka lebih mudah.”

     2. The Hype Cycle

    Sementara itu Blockchain sering dipandang sebagai teknologi transformatif untuk bisnis, banyak pula yang masih memiliki harapan yang tidak realistis untuk apa yang sebenarnya dapat dilakukan, yang mana laporan mencatat responden rata-rata mengatakan mengharapkan pengembalian investasi sbesar 24% (ROI) pada proyek blockchain awal mereka, nereka hanya melihat pengembalian rata-rata 10%.

    “Amat sangat penting bagi organisasi untuk mempertimbangkan dengan hati-hati apakah ada teknologi yang lain atau pendekatan digitalisasi yang dapat mencapai tujuan mereka secara lebih efisien,” kata laporan tersebut.

    3. Uncertainty (Ketidakpastian)

    Karena Blockchain adalah teknologi yang relatif baru, sebelum memulai proyek ini, 59% responden mengatakan tidak percaya bahwa proyek tersebut akan menghasilkan ROI positif. Banyak juga uang masih kurang tentang kepastian apakah teknologi ini siap produksi, karena keterbatasan dan skalabilitasnya.

    “Meskipun banyak teknologi dan penyedia layanan mengklasifikasikan teknologi sebagai v.100 dan siap untuk diproduksi, sikap skeptis tetap ada, penting untuk diingat bahwa blockchain sedang dalam tahap awal dan ada keterbatasan sebagai akibatnya. Tantangan ada dalam sepenuhnya menangani keamanan, kecepatan dan efisiensi mengingat kebutuhan baru teknologi,” menurur lapran yang dipaparkan.

    4. Meng-Capture nilai ekosistem

    Bekerja dengan orang lain adalah kunci keberhasilan dari implementasi blockchain, kata laporan tersebut. Inti dari melakukan blockchain seperti berolah dengan melibat tim menurut cristopher Mcdaniel, president Riskblock Alliance Instsiture dalam laporan tersebut. “jika kamu mencoba melakukannya sendiri, mungkin tidak apa-apa daru sudut pandang pembuktian konsep, tetapi jika kamu ingin mendapatkan nilai produksi secara real , kalian harus melibatkan orang lain, jika tidak, tidak ada gunanya.”

    Untuk memastikan bahwa bukti konsepm standar dan solusi diadopsi pada skala industri, organisasi harus bekerja bersama untuk menciptakan lingkungan yang berprinsip gotong royong dan bermitra bersama untuk memecahkan tantangan yang muncul, menurut laporan tersebut.

    5. Sistem warisan dan teknis hutang

    Dari responden 87% dari mereka yang disurvei mengatakan itu lebih menantang untuk mengimplementasikan blockchain sebagai bagian dari oroyek transformasi digital yang ada, terutamaketika sejumlah besar uang telah dihabiskan untuk teknologi warisan, laporan tersebut menemukan.

    “Solusi alternatif pada digital menawarkan pengembalian lebih cepat dan strategis dalam jangka pendekm tetapi organisasi harus mengevaluasi apakah blockchain memberikan manfaat tambahan dalam jangka pendek,” katanya.




    Recent Articles

    Cara Aktivasi Windows 10, 100% Gratis

    Cara Aktivasi Windows 10, 100% GratisSistem operasi Windows adalah salah satu sistem operasi yang nyatanya  banyak digunakan oleh masyarakat yang ada di  indonesia. Demi...

    Cara Backup Data pada Aplikasi WhatsApp

    Cara Backup Data pada Aplikasi WhatsAppHal ini yang merupakan cara backup data pada aplikasi whatsApp dengan metode sederhana dan kami juga akan menjelaskanya secara...

    Update Windows pada 10 May 2020. Benarkah Menjadi masalah pada OneDrive?

    Update Windows pada 10 May 2020. Benarkah Menjadi masalah pada OneDrive?Update Windows pada 10 May 2020, yang merupakan juga biasa kita sebut dengan Windows...

    Fungsi dan Cara Membuka Notepad di Windows 10

    Fungsi dan Cara Membuka Notepad di Windows 10Notepad merupakan sebuah aplikasi bawaan dari Windows yang sudah ada sejak dahulu mulai dari era Windows 1.0...

    FACEBOOK DAN KEBIJAKANNYA TENTANG CORONA VIRUS!

    FACEBOOK DAN KEBIJAKANNYA TENTANG CORONA VIRUS!Dalam beberapa minggu terakhir ini tentang maraknya virus corona, Facebook dengan cepatnya merespon dan meluncurkan beberapa upaya untuk bisa...

    Related Stories

    Leave A Reply

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Stay on op - Ge the daily news in your inbox