Memiliki Ponsel dapat dilacak dengan baik untuk Demokrasi Digital


Ponsel kalian bisa menjadi alat demokrasi paling kuat yang pernah ada sepanjang sejarah, Namun demikian, itu membutuhkan perubahan besar dalam sikap untuk siap dilacak. Ini menunjukan sistem baru di bandara tiongkok yang memang menghadapi pengakuan. Ketika kalian berjalan ke suatu layar katakanlah tampilan Informasi di bandara (FIDS), dengan alih-alih informasi terperinci seperti bagaimana menuju ke gate.

Bagaimana persaan kalian terhadap itu?

Keresahan Masyarakat tentang Tracked


Sebagian besar pelaporan seputar ini menggambarkan teknologi sebagai sosok "Menyeramkan", dan orang-orang yang kami ajak bicara telah menyatakan keprihatinan tentang bagaimana pemerintah terutama cina mungkin menggunakan pengenalan wajah. Satu menujukan bahwa itu akan sulit jika dua orang kembar identik yang mana mendapatkan penerbangan yang berbeda di sekitar waktu yang sama. Ini, bagaimanapun merupaka edge case.

Tetapi kalian mungkin melihatnya secara berbeda. ini jelas memiliki tujuan, kita semua tahu betapa frustasinya melihat layar-layar tersebut, dan kemudian mencoba untuk bekerja jika garis bertuliskan "tertunda" yang mana ini mengacu pada penerbangan kalian. Pandangan saya adalah bahwa jika naik pesawat, sangat meyakinkan bahwa maskapai mengetahui sebanyak mungkin tentang semua penumpang lainnya.

Face Recognition (pengenalan wajah)

Face recognition (pengenalan wajah) adalah satu hal, tetapi dengan ponsel kalian dapat lebih tahu lebih banyak tentang kalian. Ke mana kalian pergi didunia nyata dan virtual, kepada siapa kalian berbicara, perangkat apa yang kalian miliki di rumah kalian, layanan apayang kalian gunakan, apakah kalian pengguna GO-JEK atau Grab dan musik apa yang kalian dengarkan. Jaringan seluler kalian lebih mengetahui lebih banyak karena secara konseptual dapat mengumpulkan informasi dengan orang lain dan tahu dengan siapa kalian bertemu. Tentu saja, ini digunakan untuk anti-terorisme dan menbantu menjaga kita semua agar tetap aman.
Namun ada kemungkinan yang jauh lebih kuat. Saat ini semua power (kekuatan dari kekuasaan) yang kalian miliki atas pemerintah adalah hanya beberapa lusin da pada surat suara, karena setiap 5 tahun khususnya di indonesia terjadinya pemilihan presiden secara serentak, kalian dapat memilih siapa yang kira-kira cocok dengan apa yang kalian tuju. Beberapa orang mengambilnya untuk mengibarkan spanduk dan meneriaki orang asing di jalanan. tetapi memberikan power kepada mereka yang berteriak paling keras bukanlah sistem yang adil, Dan orang-orang yang menyebalkan bukanlah cara yang baik untuk membuat mereka memihak.

Bercontoh pada kasus pilpres kemarin di indonesia, tepatnya di daerah jawabarat yang mana banyak terjadinya aksi untuk menyuarakan bahwa merekalah berorasi dan layak untuk menjadi seorang pemimpin dari kedua kubu. Kedua kelompok pemprotes mengklaim mereka memiliki demokrasi di pihak masing-masing, namun keduanya tidak benar. Mereka yang terlibat membuat dugaan mengapa publik indonesia memilih itu. dimana ni tidak mungkin untuk mengetahui nuansa pilihan para pemilig ketika suara yang dimiliki penduduk berada di antara satu dari dua kotak suara.

Pemerintah mendapatkan informasi kalian?


Bagaimana jika pemerintah memanen informasi dari ponsel kalian?
Informasi dari ponsel kalian dapat menginformasikan keputusan? dengan memahami kalian dengan benar, maka itu busa membuat keputusan yang mencerminkan apa yang kalian yakini. Nyatanya di Cabridge Analityca: Menganalisis aktifitas orang-orang yang berada di facebook dan kemudian merespons dengan iklan yang secara akurat ditargetkan untuk mempengaruhi masing-masing kelompok pembaca.

Tetapi lihatlah sisi lainnya dimana suatu pemerintahan dapat memahami dengan baik alasan mengapa orang memilih cara untuk melakukannya, dan kalian mendapat demokrasi yang jauh lebih benar. Jika seoragn politisi memiliki pandangan tentang pendidikan yang kalian setujui, dan lingkungan yang tidak kalian sejui, kalian diharuskan membuat pilihan. Politisi melihat ini sebagai sisi dukungan untuk pandangan lingkungan mereka. Dengan data di belakang pemungutan suara, politisi dapat melihat bahwa pemungutan suara datang meskipun memiliki pandangan lingkungan tidak poouler.

Dengan meningkatnya laju perkembangan teknologi, tampaknya ada resistensi yang lebih kuat terhadap peluang yang dibawanya.

Post a Comment

Previous Post Next Post